Total Pageviews

Saturday, 23 March 2013

Lingkungan Hidup yang Sehat dan Nyaman

BAB 1.
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.
(Undang-undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.)
Indonesia mempunyai kekayaan lingkungan hidup yang begitu banyak untuk dikelola sebagaimana mestinya, namun keadaan ini tidak didukung dengan sikap warga Indonesia yang mencintai dan melindungi lingkungan hidup di sekitarnya. Hal ini terliaht dari masih banyaknya penduduk di Indonesia yang  belum sadar akan pentingnya peran lingkungan sekitar yang nyaman dan sehat bagi kehidupan manusia serta mahluk hidup lain yang berada di lingkungan tersebut.
Banyak dari orang tua yang mengacuhkan tentang pentingnya kesadaran terhadap lingkungan ini, mereka masih sering mengesampingkan kesehatan lingkungan mereka dan lebih cenderung berfikir “yang penting gampang”. Contohnya saja orang tua yang tinggal di dekat aliran sungai akan membuang sampah di sungai tersebut karena itu akan lebih memudahkan mereka dibandingkan mesti harus berjalan mencari tempat pembuangan yang tepat.
Sikap orang tua semacam ini, secara tidak langsung telah mendidik anak-anak usia dini di sekitarnya menjadi tidak mencintai lingkungan serta akan lebih menyepelekan terhadap lingkungan hidup yang sehat. Keadaan ini terlihat dari sikap anak yang begitu gampangnya membuangan bungkus permen di sembarang tempat karena menganggap itu akan lebih gampang dibandingkan mesti harus mencari tempat sampah terdekat. Dan dari hal sekecil inilah tertanam sikap yang tidak mencintai lingkungan sekitar.
Bila keadaan semacam ini terus berkelanjutan maka lingkungan hidup yang negara Indonesia tercinta miliki ini akan semakin tidak sehat  dan akan menjadi miskin karena terjadi kerusakan lingkungan yang berkelanjutan.Oleh karena itu, kesadaran akan pentingnya lingkungan hidup perlu ditanamkan pada masyarakat Indonesia pada umumnya dan pada diri kita pada khususnya.

1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan, maka dapat dibuat perumusan masalah sebagai berikut
1.      Apakah peran penting lingkungan hidup yang sehat bagi kehidupan manusia dan mahluk hidup lain yang hidup di lingkungan tersebut?
2.      Apakah dampak dari sikap yang tidak cinta terhadap lingkungan hidup sekitar?
3.      Upaya apa saja yang perlu dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan  dan kenyamanan lingkungan hidup pada masyarakat?

1.3 Tujuan
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk dapat mengetahui pentingnya lingkungan hidup yang sehat dan nyaman bagi kehidupan manusia dan mahluk hidup lain ynag tilnggal di lingkungan tersebut. Sehingga penulis berharap akan tumbuhnya kesadaran terhadap pentingnya peran lingkungan hidup pada diri pembaca dan orang-orang di sekitarnya.

1.4 Metodelogi Penulisan
Pada pembuatan makalah ini metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dari data d
an reverensi-reverensi di internet. Sehingga apabila dalam penulisan makalah ini ada kata-kata atau kalimat yang hampir sama dari sumber atau penulis lain harap dimaklumi dan merupakan unsur ketidaksengajaan.

1.5 Sistematika Penulisan
 BAB 1. PENDAHULUAN
Pada bagian ini berisi tentang latar belakang, perumusan masalah, tujuan, metodelogi
penulisan dan sistematika penulisan.
BAB 2. LANDASAN TEORI
Berisi mengenai hubungan antara lingkungan hidup dengan kehidupan manusia.
BAB 3.
peran penting lingkungan hidup yang sehat bagi kehidupan manusia dan mahluk hidup lain yang hidup di lingkungan tersebut
Pada bab ini menjelaskan mengenai
peran penting lingkungan hidup berdasarkan pada reverensi melalui media elektronik yaitu internet.
BAB
4. dampak dari sikap yang tidak cinta terhadap lingkungan hidup sekitar
Berisi tentang apa yang akan terjadi bila kita tidak mencintai lingkungan hidup.
BAB
5. UPAYA-UPAYA untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan  dan kenyamanan lingkungan hidup pada masyarakat
Berisi tentang upaya
untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan  dan kenyamanan lingkungan hidup pada masyarakat.
BAB
6. PENUTUP
Berisi tentang kesimpulan dan saran terhadap hasil penulisan.
DAFTAR PUSTAKA
Berisi tentang sumber-sumber data yang diperoleh dalam penulisan makalah ini.


BAB 2.
LANDASAN TEORI
  Dengan kemampuan yang dimilikinya, manusia tidak hanya dapat menyesuaikan diri. Akan tetapi, manusia juga dapat memanfaatkan potensi lingkungan untuk lebih mengembangkan kualitas kehidupannya. Bagi manusia, selain sebagai tempat tinggalnya, lingkungan hidup juga dapat dimanfaatkan sebagai:
1. media penghasil bahan kebutuhan pokok (sandang, pangan, dan papan;
2. wahana bersosialisasi dan berinteraksi dengan makhluk hidup atau manusia lainnya;
3. sumber energi;
4. sumber bahan mineral yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kelangsungan hidup manusia; serta
5. media ekosistem dan pelestarian flora dan fauna serta sumber alam lain yang dapat dilindungi untuk dilestarikan.
            Menurut pakar lingkungan Wipenny, ada fungsi fundamental dari lingkungan, yaitu
·         Lingkungan dipandang sebagai tempat untuk menopang kehidupan
·         Lingkungan sebagai pemasok bahan dasar
·         Lingkungan sebagai tempat mengabsorbsi.
Manusia berinteraksi dengan lingkungan hidupnya. Ia mempengaruhi dan dipengaruhi oleh lingkungan hidupnya. Ia membentuk dan terbentuk oleh lingkungan hidupnya. Manusia seperti ia adanya, yaitu yang disebut fenotipe, adalah perwujudan yang dihasilkan oleh interaksi sifat keturunannya dengan faktor lingkungan.di dalam ekosistem,tempat hidup manusia merupakan bagian yang tidak dapat terpisahkan dari unsur-unsur lainnya.kelangsungan hidup manusia tergantung dari keserasian ekosistemnya,karena ekosistem itu terbentuk olah hubungan timbale balik antara manusia dengan lingkungan hidupnya:untuk menjaga keserasian hubungan dengan lingkungan hubungan lingkungan hidupnya.manakala keserasian hubungan manusia dengan lingkungannya terganggu,akan terganggu pula kesejahteraan manusia.


BAB 3. 
peran penting lingkungan hidup yang sehat bagi kehidupan manusia dan mahluk hidup lain yang hidup di lingkungan tersebut
Tidak dapat dipungkiri, bahwa manusia sejak dulu kala telah bergantung hidup pada lingkungan sekitarnya sebagai sumber sandang, pangan, dan papan. Manusia juga menggunakannya sebagai bahan baku yang kemudian dapat di jual demi pundi-pundi uang. Bahkan, untuk berinteraksi dengan sesama manusia dan makhluk lainnya, lingkungan juga ikut berpartisipasi contohnya dengan dibangunnya tempat wisata alamuntuk sarana hiburan dan bersosialisasi dengan oranglain.
Lingkungan hidup memiliki pengaruh pada kehidupan manusia. Lingkungan hidup ba
ik faktor biotik maupun abiotik berpengaruh dan dipengaruhi manusia. Segala yang ada pada lingkungan dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk mencukupi kebutuhan hidup manusia, karena lingkungan memiliki daya dukung. Daya dukung lingkungannya adalah kemampuan lingkungan untuk mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.Dalam kondisi alami, lingkungan dengan segala keragaman interaksi yang ada mampu untuk menyeimbangkan keadaannya. Namun tidak tertutup kemungkinan, kondisi demikian dapat berubah oleh campur tangan manusia dengan segala aktivitas pemenuhan kebutuhan yang terkadang melampaui Batas.



BAB 4.  
dampak dari sikap yang tidak cinta terhadap lingkungan hidup sekitar
Lingkungan hidup yang memiliki hubungan dengan kehidupan manusia seperti yang telah disebutkan pada bab sebelumnya akan dapat mengalami kerusakan secara berkelanjutan, apabila dalam pemanfaatannya tidak diimbangi dengan sikap kita untuk menjaga dan mencintai lingkungan hidup tersebut.
Seperti yang telah terjadi akhir-akhir ini kemerosotan kualitas lingkungan sudah menjangkau ke berbagai kehidupan seperti : terjadinya mutasi gen manusia terselubung, hujan asam, dampak rumah kaca, penipisan lapisan ozon yang terus meningkat, serta bencana alam terrjadi.
Berikut adal beberapa dari dampak sikap ketidak cintaan kita terhadap lingkungan hidup yang mengakibatkan kerusakan lingkungan:
1.      Mutasi Gen Manusia Terselubung
Disebabkan karena berkembangnya teknologi kedokteran misalnya adanya penggunaan sinar ronzen, sinar laser, getaran ultra sonic, sehingga mengakibatkan merosotnya daya tahan manusia secara alami yang hanya dapat dipertahankan dengan dukungan teknologi yang makin lama makin dituntut kecanggihannya

2.      Hujan Asam
Berasal dari industri-industri yang dalam operasinya melepaskan berton-ton sulfur dioksida (SO2), Nitrogen Dioksida (NO¬2) dan Karbondioksida (CO2) ke ke udara sehingga menyebabkan terjadinya interaksi antara SO2, NO2 dan CO2 menjadi Asam Sulfat (H2SO4) sehingga air hujan akan mengandung H2SO4, HNO3 dan H2CO3. Hal ini akan menyebabkan hujan dengan pH lebih kecil dari 5,6 sehingga dapat merusak butir-butir klorofil pada tumbuhan yang dapat mengganggu aktivitas fotosintesis yang akhirnya dapat mengganggu pertumbuhan tanaman, selain itu juga dapat mengakibatkan benda logam merusak berbagai bangunan dari marmer, tegel dan beton.

3.      Dampak Rumah Kaca
Terjadi karena meningkatnya lapisan gas, terutama gas CO2 yang menyelubungi bumi, gas tersebut berasal dari berbagai kegiatan manusia, selimut gas rumah kaca ini mengakibatkan refleksi balik sinar / panas dari matahari membalik memantul kembali ke bumi. Akibatnya adalah naiknya suhu bumi atau perubahan iklim global.

4.      Lubang Lapisan Ozon
Lapisan ozon ini mengalami kerusakan oleh bahan kimia, seperti halon dan CFC (Chlorfluorcarbon) yang dihasilkan oleh gerosol, mesin pendingin dan proses pembuatan plastik atau karet busa untuk berbagai keperluan,jika lapisan ozon mengalami kerusakan, terjadi lubang-lubang maka sinar ultraviolet akan masuk langsung ke bumi.

5.      Pencemaran Lingkungan, terjadi karena masuknya bahan-bahan pencemar (polutan) yang dapat mengganggu keseimbangan lingkungan. Bahan-bahan pencemar tersebut pada umumnya merupakan efek samping dari aktivitas manusia dalam pembangunan. Salah satunya adalah pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh zat-zat polutan yang semakin menyesaki bumi akibat dari kemajuan teknologi. Disatu sisi,teknologi memang kita butuhkan tetapi disisi lain telah menyebabkan pencemaran yangsangat membahayakan kehidupan. Hasil dari sisa-sisa kemajuan teknologi itu kini telahmeracuni tanah, air, serta udara. Jadi, teknologi hendaknya diciptakan sedemikian rupasehingga tetap ramah terhadap lingkungan. Berdasarkan jenisnya, pencemaran dapatdibagi menjadi empat, yaitu pencemaran udara, pencemaran tanah, pencemaran air, dan pencemaran suara.


6.      Serta terjadinya bencana alam di berbagai wilayah indonesia seperti:
a.       banjir yang di sebabkan karna mampatnya alliran air dengan sampah yang dibuang di aliran tersebut.
b.      Tanah longsor akibat penebangan hutan yang tidak bijaksana dan semestinya, serta sistem pertanian yang tidak tepat.
c.       Kebakaran hutan akibat pembukaan lahan serta pengambilan arang kayu secara ilegal yang memicu terjadinya penambahan polusi udara



BAB 5
UPAYA-UPAYA untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan  dan kenyamanan lingkungan hidup pada masyarakat

 
Kesadaran akan peran penting lingkungan hidup yang sehat dan nyaman akan lebih mudah dilakukan pada anak-anak usia dini melalui Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) di lingkungan sekolah maupun pendidikan Non Formal lainnya.
Hal ini di karenakan pada usia dini anak-anak masih dengan mudah menangkap pelajaran yang diberikan apalagi bila pembelajaran dilakukan dengan metode yang menyenangkan, karena pada suasana hati yang gembira mereka akan lebih mudah menangkap aksud apa yang diberikan. Selain itu, anak-anak usia dini masih belum terpaku akan kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik seperti membuang sampah sembarangan.
Oleh karena itu, mulai sejak dini perlu ditanamkan sikap agar mensintai lingkungan hidup dengan harapan sikap itu akan dibawanya hingga usia tua nantinya sebagai kesadaran pada diri sendiri terhadap lingkungan hidup.
Mengajak anak cinta lingkungan secara tidak langsung telah menanamkan rasa cinta dan pentingnya menghargai lingkungan hidup. Kebiasaan ramah lingkungan yang ditanamkan sejak dini diharapkan dapat menjadi gaya hidup anak di usia dewasa.
Berikut adalah beberapa upaya untuk menanamkan kesadaran akan kecintaan terhadap lingkungan hidup di sekitar mereka:
1. Matikan TV
TV, game player, dan aneka peralatan elektronik membutuhkan konsumsi listrik yang besar. Ajari anak-anak untuk mematikan dan mencabut gadget elektronik setelah menggunakan peralatan tersebut untuk mengajari mereka hemat energi.
Kurangi aktifitas anak pada alat-alat tersebut. Gantilah dengan memperbanyak kegiatan-kegiatan lain semisal membaca, bersepeda, membuat kerajinan, dan berbagai kegiatan di luar rumah yang membuat anak tetap aktif secara fisik dan melatih imajinasi mereka.


2. Hemat Air
Mengajari anak untuk menghemat air bisa ditanamkan dengan membiasakan menutup keran air, atau menggunakan gelas ketika sedang menyikat gigi. Begitu juga saat anak mandi, batasi air yang digunakan.
3. Ajak Berkebun
Mengajak anak berkebun atau memelihara taman selain menyehatkan juga menanamkan rasa cinta pada lingkungan. Jika tidak memiliki ruang untuk membuat taman, coba siasati dengan membuat taman mungil di beranda atau teras sekalipun dengan pot.
4. Daur Ulang Barang
Mendaur ulang sampah rumah tangga bisa dilakukan dengan mengajak serta si kecil. Selain itu menangani sampah tanpa proses penghancuran (repurposing) akan bagus lagi. Caranya, misalnya, ajari anak-anak untuk menyumbangkan barang-barang bekas seperti buku dan mainan, yang kondisinya masih baik, untuk tetangga atau kegiatan amal.
5. Rekreasi ke Alam
Mengajak anak melihat obyek-obyek wisata alam akan sangat berpengaruh dalam sikap menghargai kekayaan alam dan lingkungan hidup. Jika lantaran keterbatasan waktu yang tidak memungkinkan, melakukan jalan-jalan di sekitar rumah untuk mengenalkan lingkungan yang asri maupun sebaliknya yang kotor, bisa dilakukan sesering mungkin.
6. Jadilah Panutan Bagi Anak
Point terakhir ini yang sangat penting. Agar anak mempunyai sikap menghargai dan mencintai lingkungan tentunya tidak bisa dipisahkan dari sikap dan perilaku orang tuanya dan orang-orang disekitarnya. Akan percuma, meskipun kita berteriak-teriak meminta anak mencintai lingkungan tetapi perilaku kita sendiri tidak. Berikan contoh kepada mereka tentang bagaimana mencintai alam dengan sikap kita sendiri, seperti kita harus membuang sampah pada tempatnya, memakai air dan energi secara bijaksana, menggunakan kantong plastik secukupnya dan menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan sekitar kita.






BAB 6
PENUTUP

6.1 Kesimpulan
Lingkungan hidup di sekitar kita dipengaruhi dan mempengaruhi kehidupan kita, karena kita tidak dapat lepas dari pemanfaatan lingkungan hidup itu sendiri untuk memenuhi kebutuhan kita. Pemanfaatan yang bijaksana dan diimbangi dengan rasa cinta kita akan lingkungan itu sendiri akan mendukung terciptaan lingkungan yang sehat, nyaman serta harmonis dengan kehidupan kita. Sebaliknya pemanfaatan yang sembarangan akan menimbulkan kerusakan lingkungan yang akibatnya timbul ketidak serasian antara manusia daan alam.
Oleh karena itu, perlu adanya kesadaran pada diri kita dan orang-orang disekitar kita untuk mencintai dan mengelola lingkungan hidup dengan bijaksana.
Berbagai upaya untuk menanamkan kesadaran itu dapat dilakukan oleh kita, salah satunya adalah menjadi panutan bagi anak-anak usia dini untuk mencintai alam. Hal ini secara tidak langsung telah memberikan pendidikan lingkungan hidup kepada mereka yang akan dibawa hingga usia tua nantinya.
6.2 Saran
Kesadaran untuk mengelola,mencintai dan turut menjaga lingkungan hidup agar tetap sehat dan nyaman perlu kita tanamkan pada diri kita masing-masing terlebih dahulu, karena kesadaran hanya akan muncul dari dalam hati. Dan kita akan jadi lebih baik apabila dapat menjadi panutan yang baik bagi orang lain.












DAFTAR PUSTAKA

Beberapa tips didapatkan dari: kosmo.vivanews.com;